LOGINTidak semua ibu mertua jahat seperti ibu tiri bak dongeng. Hanya saja, ada mertua yang kerjaannya ikut campur urusan rumah tangga juga kehidupan anak menantunya. Termasuk Gendis. Ibu 4 orang anak yang 'sadis' mendidik anak-anaknya. Bahkan, saat tragedi menimpa anak sulungnya, Gendis tetap pasang badan. Protektif, mengatur demi kebahagiaan anak, menantu dan cucu adalah jalan ninja mencapai tujuannya, yaitu punya keluarga harmonis. Rintangan datang saat cobaan hidup menimpa keempat anaknya bergantian, bisakah Gendis tetap dengan prinsipnya? ••• Novel keluarga, yang seru! Karena latar belakangnya ada beberapa terinspirasi dari kisah nyata. Selamat membaca!
View MoreSelamat membaca. ______Gendis terlihat sembab. Tangannya terus menggenggam jemari Agung. Sudah hari ketiga di ruang ICU, tapi suaminya belum sadar pasca operasi. Bunyi monitor dari benda kecil yang dipasang pada tubuh suaminya, membuat Gendis risih. Rasanya ia ingin cabut semua kabel yang terpasang sebagai monitor perkembangan fungsi tubuh Agung, apa daya tak akan mungkin bisa. Kini ia hanya bisa menahan rasa itu tanpa bisa protes seperti biasanya jika ada yang tidak sesuai harapannya. "Ibu, maaf. Jam besuknya habis. Ibu bisa kembali lagi besok pagi, ya." Perawat berdiri di samping Gendis, ia langsung bangun dari duduknya perlahan. Enggan tapi mau tak mau. "Suster, kalau ada apa-apa langsung hubungi saya, ya." Gendis menatap bergantian ke perawat lalu suaminya. Ia menghela napas panjang begitu pelan, tatapannya tak bisa dibohongi ia sedih dengan keadaan ini. Gendis pulang naik taksi. Dipandangi jalanan yang ramai kendaraan dengan perasaan kosong. Bukan karena Agung yang sakit, m
"Ibu nggak bisa terus-terusan begini! Kirana nggak enak sama Mas Henggar, Bu. Kirana tau Ibu mampu atasin semua hal. Apapun! Cuma tolong lah, Bu, berhenti dulu campurin urusan anak dan menantunya." Kirana memohon. Ia bukan tipe anak yang membantah, hanya saja memang Gendis kembali diluar batas. "Salah! Ibu salah!" Tunjuknya ke diri sendiri. Kedua matanya melotot tajam ke arah putri yang dari wajah pun, mirip dengannya. Sedangkan Nanda lebih mirip Agung. "Kamu bukannya bersyukur masih ada orang tua yang mau bantu kesusahannya malah marah-marah. Pantes nggak kamu begini, hah?!" Keributan justru terjadi di kamar itu. Agung menerobos masuk. Ia menarik tangan Gendis supaya keluar dari sana, menjauh sejenak menenangkan hati. Henggar duduk di tepi ranjang bersama Kirana yang terlibat menahan kekesalan. "Ibu tuh kebangetan tau nggak, Mas?!" toleh Kirana ke arah suaminya di sisi kanan. "Jengkel lama-lama aku sama Ibu," imbuhnya lagi. Henggar merangkul bahu Kirana. Menenangkan dengan bersi
Selamat membaca, _____Gendis, wanita keras kepala itu bahkan tak mendengarkan saran dan tiga teman dekatnya. Ia yakin dirinya tak salah karena tujuannya baik, mau kehidupan anak-anaknya selalu mulus. Siapa yang bisa menyangka jika pada akhirnya rencana yang sudah disusun tak bisa berjalan sesuai harapan. Pertama, Nanda ngambek karena Gendis membeli mobil untuknya dan meminta itu dikembalikan ke penjual tanpa Nanda peduli ribetnya seperti apa. Tak sampai disitu. Anak yang selama ini penurut, perlahan membangkang karena ulah Gendis sendiri. Sepulang dari Semarang, Nanda pindah kosan tanpa izin dengannya juga Agung. Satu minggu tidak membalas telpon atau whatssapp Gendis juga ketiga kakaknya. Semua panik. Apalagi saat tau sedang marak penipuan yang pelakunya mahasiswa. "Nanda kemana kamu?" Gendis tak bisa tidur nyenyak, ia butuh tau anak gadisnya kemana. Di kampus juga tak ada. Gendis sudah bertanya ke teman kuliah Nanda. Suara sepeda motor berhenti di depan pagar rumah. Gendis be
Selamat membaca ____Aisyah dan Daffa tinggal dikosan sudah dua hari. Sebagai istri yang juga punya kegiatan berjualan secara online, Aisyah gunakan waktu saat Daffa kerja dengan mencari uang walau hanya di dalam kamar. "Ayo, cepetan. Promo dari aku masih lima menit lagi. Yakin nggak minat sama kerudung ini? Bagus lho, yok, buruan di check out!" Aisyah begitu bersemangat. Ia punya dua ponsel, yang satu khusus untuk jualan. Ponsel satunya berbunyi, Daffa menelpon, karena sedang siaran langsung, Aisyah tidak bisa menjawab, diabaikan saja. Sedangkan Daffa, di kantor tampak uring-uringan karena khawatir istrinya kenapa-kenapa. Entah kelelahan, atau jatuh karena wanita hamil besar suka mendadak lemas. Hasil artikel yang ia baca dan ingat saat Yasmin si mantan istri dulu hamil, terasa lemah sekali juga manja. Daffa mendengkus, ia meremas kedua jemari tangan. Gelisah. Ruangannya diketuk, seorang OB masuk sambil membawa nampan coklat. "Pak Daffa, ini ada kiriman makan siang dari istrinya
selamat membaca ----Tidak pernah dibayangkan Aisyah jika kini ia dan Daffa bisa jalan bersama apalagi di mall. Rasa canggung jelas saja menyapa keduanya. Aisyah mendadak gugup, sesekali membuang pandangan ke arah lain karena Daffa memperhatikannya. "kamu mau langsung makan apa mampir beli sesuat
Aisyah akhirnya makan buah-buahan di rumah juga minum susu ibu hamil supaya asupan untuk bayi yang dikandungnya tetap terjaga. Gendis dan Agung sudah tidur, jadi Aisyah tak perlu cari alasan lagi kenapa makan sendirian. Daffa sendiri sedang keluar rumah, kumpul dengan teman masa kecilnya yang jug
Hai, maaf ya lama nggak update. Selamat membaca!Perkara niat mau membeli rumah KPR akhirnya Aisyah urungkan sementara karena kurang setuju jika Gendis, sang mertua ikut campur kesekian kalinya. Aisyah diberitahu Daffa jika akan ada acara ulang tahun perusahaan yang diadakan di hotel berbintang yan
💐Mengubah sifat manusia itu tidak akan semudah diharapkan. Tiga bulan tinggal bersama mertua, Aisyah dan Daffa masih berada di kondisi yang sama. Ditambah lagi Gendis setiap saat bisa dikatakan selalu bawel tentang banyak hal yang membuat Aisyah mulai tak bisa bergerak bebas. Pagi itu ia bangun












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews