"Saudara kembar ku, Kek." Jawab Mayangseruni cepat-cepat, menjawab pertanyaan Dongdongka. Sekaligus menjawab keheranan Ki Kusumo.Saat yang sama, Angon Luwak juga menyahut."Dia kekasihku, Kek."Dongdongka cemberut,“Jadi benar yang mana? Tresna itu saudara kembarnya Cah Ayu ini, atau kekasihmu, Cah sinting?"Angon Luwak manyun. Tangannya menggaruk-garuk kepala tak gatal. Mulai kumat lagi kesintingan orang tua ini, gerutunya sebal. Untung Ki Kusumo cepat-cepat menengahi. Kalau tidak, urusan baru akan selesai sampai tengah malam nanti!"Boleh aku bicara sebentar pada murid kita, Panembahan?"Kepala klimis Dongdongka mengangguk.Wajahnya sendiri masih tetap asam.Ki Kusumo mengajak Angon Luwak dan Mayangseruni keluar gubuk."Bilang pada muridmu itu, Kusumo! Masih muda jangan banyak bengong. Begitu jadinya kalau kebanyakan bengong. Ditanya begitu, jawabnya begini," rutuk Dongdongka sewaktu Angon Luwak, Ki Kusum
Last Updated : 2025-12-09 Read more