Pendekar Sinting kedipkan mata pada si kakek memberi isyarat agar tak bersikap gegabah dengan menyebut asal usul pemuda itu. Rupanya kakek itu mengerti tidaklah heran dia akhirnya memilih untuk berdiam diri namun tetap bersikap waspada.Sementara itu Raka Syiwa tetap ajukan pertanyaan pada Angon Luwak. "Aku bertanya hanya satu kali saja.""Mahluk konyol, mau bertanya berkali-kali tetap kuberi kesempatan selagi aku belum berubah pikiran!" Sahut sang pendekar jengkel.Raka Syiwa acuh saja walau sadar pemuda di depannya mulai tidak sabaran terhadapnya. Kemudian untuk kesekian kali Raka Syiwa menmbuka mulut."Apa benar kau berasal dari Istana Pulau Es?" Tanpa ragu Angon Luwak anggukkan kepala."Jika asal usulmu dari Istana Pulau Es, berarti kau masih keturunan gusti prabu Sangga Langit.""Kemungkinan itu benar. Kok bisa tahu?" Kata Angon Luwak disertai senyum mengejek."Kalau begitu kaulah orangnya yang bernama Saka Buana, dikenal dengan
Terakhir Diperbarui : 2026-02-22 Baca selengkapnya