Hvitserk masih bersandar santai ke tepian kolam, asyik mengguyurkan air hangat ke pundak Erika, seolah hal itu memberinya kesenangan sendiri, sementara lengannya yang lain, memeluk pinggang istrinya itu erat di dalam air kolam. "Apakah kau ingin bercerita padaku?" Erika menoleh, menatap Hvitserk yang matanya tak lepas memperhatikan air jatuh dari pundaknya kembali mengalir ke kolam."Bercerita apa, Lyubimaya?" suara Hvitserk rendah dan lembut. Jempolnya menyentuh bibir Erika, mengelusnya perlahan, “Kau ingin tahu apakah aku pernah memiliki wanita sebelumnya? Jawabannya …tidak. Kau yang pertama,” tuturnya dengan tatapan memancarkan cinta yang tulus. “Dan aku berharap, kau juga yang terakhir.”Berhadapan dengan pria yang tampan maskulin tetapi bisa sangat lembut mencintainya, Erika melupakan sejenak rasa penasaran yang menyelinap ke dalam kepalanya. Dengan gerakan pelan, Erika memiringkan wajah dan menempelkan bibirnya ke bibir Hvitserk yang terkekeh rendah tetapi segera meraup dan bal
Last Updated : 2026-02-25 Read more