Nyonya Lucia masih berpelukan dengan Erika di ruang tengah, sementara Hvitserk dan Ruggero serta Enrico sudah membawa barang-barang serta makanan buatan Nyonya Lucia dan Tuan Marrins ke dalam mobil. "Nanti aku akan kembali lagi." bisik Erika lembut pada Nyonya Lucia yang enggan melepaskan pelukannya. Nyonya Lucia akhirnya merapikan rambut Erika yang tergerai, menyelipkannya ke balik daun telinga, "Ingat untuk makan teratur dan tidak perlu diet, ikutan model-model yang lain, hm? Tubuhmu sudah indah!" Erika tertawa kecil, "Iyaaa ...mama sudah bilang itu sepuluh kali sejak semalam." Nyonya Lucia tersenyum tipis, kembali merengkuh Erika lebih erat ke dalam pelukannya, "Kau tau, meskipun aku tak menikah dengan Ayahmu, kau sudah ku anggap putriku sendiri. Aku menyayangimu, mengerti?" Erika menarik napas, merenggangkan sedikit pelukan untuk menatap wajah Nyonya Lucia, "Ya. Aku tau. Karena itu aku sangat bahagia dibesarkan oleh Mama." tutur Erika sembari menghapus airmata yang bergulir tu
Last Updated : 2026-03-11 Read more