MasukErika Marrins, gadis cantik nan lugu yang datang ke Amalfi untuk mencari sahabatnya yang hilang setelah bekerja sebagai model di Mussolini Entertainment. Tetapi karena kecantikannya, Erika justru menjadi sasaran iri model senior, terutama Magdalena, yang merasa tersaingi hingga merendahkannya di sebuah butik. Namun di butik itu pula, di saat ia dihina dan gaunnya direbut oleh Magdalena, Erika bertemu Hvitserk, pria lembut yang membantunya dari manipulasi Magdalena. Pertemuan itu berlanjut menjadi kedekatan, hingga Erika jatuh cinta tanpa mengetahui jati diri Hvitserk yang merupakan satu-satunya pewaris pimpinan organisasi mafia Rusia. Kini, secara sukarela dan sadar Erika masuk ke dunia mafia yang gelap, dunia tempat Hvitserk berada, pria yang berjanji akan selalu menjaga dan melindunginya. Tetapi, akankah Hvitserk bisa memenuhi janjinya pada Erika atau menjadi bumerang terhadap hubungan mereka berdua berada di ujung tanduk. Ingatkah Erika akan sahabatnya ketika mereka bertemu kembali dengan status yang berbeda?
Lihat lebih banyakFreyaa benar-benar tergelak renyah mendengar keposesifan Hvitserk yang sangat mirip dengan paman Felix dan paman Luca-nya, meski tentu saja dibawah posesif Didi tampannya, Luciano Sky.Tawa lepas dari bibir Freyaa tersebut membuat 'Sim-sim', sang ular hitam purba di pergelangan tangannya, seketika terpaku mematung selama beberapa detik karena terkejut.Freyaa akhirnya mulai bercerita mengalir tentang bagaimana Owen menyelamatkannya dari Nyaksimvol dan membawanya ke markas organisasi asasin kuno yang telah lama ditinggalkan Owen.Tanpa ada satu pun detail yang ditutupi, Freyaa mengungkapkan bahwa pimpinan tertinggi asasin yang membesarkannya, memiliki jaringan intelijen global yang berhasil mendeteksi pergerakan Syndicate menuju Desa Bova.Hvitserk akhirnya memandang Owen dengan tatapan yang sedikit melunak, meski sisa kekesalan masih membekas di wajahnya karena menganggap pria itu tidak becus mengurus Freyaa hingga menjadi kurus.Namun, jauh di lubuk hati terdalamnya, Hvitserk diam-dia
Hvitserk merasa sangat curiga akan 'pemuda dan pengawalnya' yang diceritakan Erika. Bisa jadi pemuda itu adalah pimpinan prajurit Syndicate yang menyamar. Sebab, tidak masuk akal jika seorang pemuda dan satu pengawal bisa menghancurkan satu batalion pasukan Syndicate yang terlatih militer.Erika sedikit mengerjap, menahan senyum geli di sudut bibirnya saat pandangannya menangkap sosok Freyaa yang ternyata sedang duduk santai di atas dahan pohon zaitun samping halaman, sambil mengunyah buah ara ungu yang baru saja dipetikkan Owen untuk gadis muda nan tampan itu.Ular hitam di pergelangan tangan kiri Freyaa berdesis dengan kepala tegak, terlihat sangat tertarik akan buah yang sedang di makan Tuannya itu, namun Freyaa pura-pura mengabaikannya. "Lyubimaya ..." Hvitserk sedikit menunduk, menatap dalam-dalam ke dalam netra Erika dengan raut serius, "Apakah... pemuda itu mengatakan sesuatu padamu?"Freyaa yang melihat Hvitserk mencengkeram kedua pundak Erika, meloncat turun dari dahan pohon.
Di benua yang berbeda, dalam sebuah ruang bawah tanah berbenteng baja tebal, suara desing peluru akhirnya mereda sepenuhnya.Hvitserk berdiri tegak di tengah ruangan. Napasnya memburu teratur dengan moncong senjata yang masih mengeluarkan sisa asap tipis. Di depannya, Alexander yang asli telah tersudut, bersimbah darah dengan tubuh ringsek yang tidak lagi berdaya.Setelah setahun penuh Hvitserk dan kelompok kecilnya memburu Alexander tanpa lelah, menembus barikade berbagai negara, Hvitserk akhirnya berhasil mengunci dan menyudutkan manusia iblis ini justru di Tel Aviv.Namun, alih-alih menunjukkan ketakutan akan kematiannya, Alexander justru menyeringai keji dengan sisa tenaga yang ia miliki. Tatapannya penuh dengan racun kemenangan yang menjijikkan."Kau pikir... dengan membunuhku, kau akan hidup bahagia, Hvitserk? Hahahahaha ...!" Alexander tertawa hingga terbatuk-batuk gila, memuntahkan darah hitam dari tenggorokannya. Namun, tawa itu kian melengking parau."Kau akan menyesali semu
Pasukan Syndicate yang semula fokus menghitung mundur siap meletuskan peluru ke kepala warga, kini mendadak menegang.Suasana yang mencekam itu seketika pecah oleh teriakan-teriakan histeris satu per satu dari para prajurit yang berjaga di area garis pantai dan yang mengepung sekeliling rumah besar Erika.Dari balik semak-semak, rekahan batu kuno, serta sela-sela pohon zaitun dan lemon, berbagai macam ukuran dan jenis ular berbisa, merayap keluar. Mereka berdesis saling bersahutan, meluncur cepat bagai anak panah, hingga melompat menerkam tubuh-tubuh pria berseragam militer.Rentetan tembakan acak pecah berantakan di udara. Jeritan ketakutan warga pun meledak riuh. Sementara itu, ular-ular berbisa khas pegunungan Italia Selatan tersebut bergerak masif bagai ombak hitam yang terus merayap, membelit kaki para prajurit, dan menancapkan taring beracun mereka ke
Erika menatap lekat netra biru Hvitserk yang kini mendudukkan tubuh pada kursi di depannya. Hanya ada meja kayu dengan tumpukan dokumen laporan bisnis yang membatasi jarak di antara mereka berdua."Katakan padaku, kapan kau akan pergi?" tanya Erika dengan suara yang teramat tenang.Bibir Erika bahk
Liliana memutar kunci pada salah satu laci meja, lalu mengeluarkan seuntai kalung dengan bandul berbentuk tabung kecil nan unik yang tak lain adalah flashdisk. "Aku tidak tahu persis alasannya, tapi Paman Luca ingin kau menyimpan ini."Erika menerima kalung yang langsung bisa ia ketahui terbuat dar
Semakin dekat ke ruang makan, Erika tidak bisa menahan gelombang dahsyat yang seperti mengaduk perutnya. "Lyubimaya ..." Hvitserk semakin cemas melihat Erika yang menutup mulut dan keringat tipis mengalir di pelipis istrinya itu. Erika yang menutup mulutnya segera berlari ke wastafel terdekat. Na
Setelah crepe hangat itu habis tak bersisa, Hvitserk menggenggam tangan Erika, membawanya menyusuri labirin jalan-jalan sempit Le Marais yang memancarkan pesona dunia lama.Udara malam yang sejuk membawa aroma manis dari boulangerie yang baru tutup dan wangi samar parfum dari pejalan kaki yang lalu
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak