BAB 46 — KUNCI GUDANGPagi datang tanpa membawa jawaban.Setelah suara tangisan dari arah rumah contoh berhenti menjelang dini hari, Fauzan dan Bagas akhirnya mencoba tidur kembali.Namun tidur mereka tidak pernah benar-benar nyenyak.Fauzan beberapa kali terbangun.Setiap kali membuka mata, hal pertama yang dilihatnya adalah langit-langit kamar mess.Kemudian ia akan mengingat gelas berisi jamu yang tergeletak di luar.Gelas yang tidak pernah ada sebelum mereka tidur.Dan secarik kertas dengan nama seseorang di sampingnya.Sampai pagi tiba, Fauzan tidak berani keluar untuk memeriksanya.Bukan karena takut.Tetapi karena ia teringat pesan Mbak Minah.Kalau gelasnya pecah, orangnya tidak bisa dilindungi lagi.Entah apa maksudnya.Namun untuk pertama kalinya Fauzan memilih tidak menyentuh sesuatu yang terasa terlalu aneh.---Sekitar pukul tuj
Last Updated : 2026-09-02 Read more