Adit yang sudah kehilangan semua pertahanannya, membalas ciuman itu dengan intensitas yang sama.Tangannya bergerak memeluk pinggang Melinda, menarik tubuh wanita itu semakin dekat sampai mereka bersentuhan sepenuhnya; dada ke dada, pinggul ke pinggul.Melinda mengerang pelan di dalam ciuman, tangannya bergerak ke belakang kepala Adit, jari-jarinya meremas rambut pria itu dengan lembut.Mereka berciuman dengan sangat intens; lidah saling berbelit, napas saling berbaur, tangan saling menjelajah.Dan perlahan, Melinda membimbing Adit mundur, langkah demi langkah, menuju tempat tidur yang besar dan empuk.Ketika betis Adit menyentuh tepi ranjang, Melinda mendorongnya dengan lembut, membuat Adit terduduk di ranjang.Wanita itu berdiri di depannya, menatapnya dari atas dengan senyum yang penuh kemenangan dan hasrat."Sekarang," bisiknya dengan suara yang sangat sensual, "biarkan aku menunjukkan padamu... betapa memuaskannya aku."Dan Adit, yang sudah sepenuhnya dikuasai oleh hasrat, hanya
Terakhir Diperbarui : 2026-01-29 Baca selengkapnya