“Hmm…mau apa kamu?” sahut Salman, mulai siaga menghadapi segala kemungkinan, sebab di lihatnya 3 teman si Nut mulai pasang wajah tak bersahabat, tangan mereka juga terkepal, sepertinya sudah siap figth.“Kamu sudah berani ambil mantan istriku, aku mau lihat seberapa hebat kamu melawan kami berempat.” Inila tantangan terbuka yang dilakukan Nut. Tentu saja yang paling khawatir justru Yaya.“Nut kamu jangan cari masalah, kalian belum tahu siapa dia,” Yaya buru-buru menghadang di depan, mencegah agar jangan sampai Nut Cs…bonyok di hajar Salman. Abang ku saja keok, apalagi kalian, batin Yaya Ocai khawatir, kalau - kalau Nut cs ini akan jalan merangkak di hajar Salman.“Kamu minggir dulu Yaya, aku akan beri mereka hajaran, tapi tak sampai patah tulang kok, hanya bikin mereka kapok,” bisik Salman dan tanpa di duga, malah mencium pipi glowing Yaya, hingga Nut melotot menatapnya.Yaya, tanpa sadar malah mencubit lengan kokoh Salman, hingga makin membuat panas perut si Nut.“Kurang sambel, eh k
Terakhir Diperbarui : 2025-10-02 Baca selengkapnya