Seluruh orang di sana menarik napas panjang. Wanda menatap Andre, pria itu mengedipkan mata dan berkata dengan tulus, "Izinkan aku untuk mengambil keuntungan dari proyekmu."Wanda mengulurkan tangan padanya. "Selamat bergabung, Tuan Andre."Dia memandang Andre, muncul perasaan aneh di hatinya. Sebenarnya bukan hanya setelah dia bercerai, saat dia masih menikah, atau bahkan dari sebelum pernikahannya, sosok Andre selalu ada.Saat dia ingin melangkah maju, pria inilah yang menemani langkahnya. Saat dia ingin berhenti, pria ini jugalah yang berdiam di tempat, diam-diam memperhatikannya.Dia pernah berkata, "Aku nggak tahu bagaimana membalas kepercayaan dan semua bantuan yang kamu berikan padaku."Pria itu justru menjawab, "Kalau begitu, berikan aku lebih banyak keuntungan. Wanda, dulu akulah yang membawamu melihat dunia. Kali ini, bawalah aku menjelajahi dunia yang belum pernah kudatangi, ya?"Pria itu menggenggam tangannya, Wanda pun tersenyum. Dia dalam hati menjawab pria itu, "Ya."Ann
Read more