"Ehm," ujar Ari berdehem membuat keduanya tergagap."Nah itu tugas lo, Ri," ujar Bara terkekeh.Ainel mengambil Alma dengan sangat pelan-pelan dan membuat tangan keduanya bersentuhan, membuat jantung Ainel terasa seperti berhenti berdetak.Ainel menjadi gugup, mukanya memerah namun segera disembunyikan. Membuat Bara terkekeh."Gak usah gugup gitu, Nel," goda Bara."Apaan sih lo," ujar Ainel cemberut membuta akhirnya Ari tertawa tergelak."Kok lo ketawa, Ri?" tanya Bara."Gapapa pak, kalian kayak anak SMP yang baru jatuh cinta," ujar Ari."Iya, lo kan udah tua," ujar Ainel kesal.Ari dan Bara hanya tergelak yang membuat Alma terbangun."Kan lo berdua berisik banget, Alma terbangun," kesal Ainel.Namun, bukannya menangis Alma malah tertawa saat matanya menatap sang papa."Anak papa sudah bangun?" tanya Bara sambil menjawil pipi Alma yang gembul."Mammma," jawab Alma."Iya Alma digendong sama mama," jawab Bara.Ari hanya bengong mendengar Alma memanggil Ainel dengan sebutan 'mama'."Kamu
Terakhir Diperbarui : 2025-08-13 Baca selengkapnya