Brian melebarkan matanya. “Aku tidak menangis…” lirihnya. “Jawab dulu saja.”“Aku merasa kau bukan pria yang berkomitmen. Melihatmu gampang menyukai perempuan. Aku jadi ragu menjalin hubungan denganmu. Aku bisa saja membuka hatiku untuk menerimamu. Tapi masalahnya aku tidak yakin denganmu.”Sarah benar-benar menyuarakan isi hatinya.Takut kalau Brian menangis seperti ditolak oleh Ira.“Jangan menangis. Aku takut kau menangis seperti kemarin-kemarin,” ucap Sarah panik menatap Brian.Brian menggeleng. “Itu karena efek alkohol. Aku tidak akan menangis semudah itu.”“Kalau kau tidak yakin denganku itu tidak masalah. Aku akan coba meyakinkanmu. Tapi jangan menjauh dariku.”Sarah menatap Brian.Pria itu manis.Tutur kata dan perilaku Brian juga sangat lembut.Berbeda sekali dengannya yang beringas dan galak.Sebenarnya ia juga butuh pria seperti ini. tapi, kalau pria ini ternyata memiliki hati yang gampang goyah, itu juga akan percuma.“Aku akan berpikir.” keputusan final. “Aku akan mengant
Magbasa pa