**Gending berdiri di hadapan Miss Widya, yang kali ini menampilkan wajah dengan jutaan eskpresi yang tak terbaca.Lihatlah dia, putri tunggal Wibisono itu..,Ia jelita bagaikan dewi Athena dengan segala pesona dan kebijaksanaannya.Lalu dengan air mata yang mengambang di pelupuknya itu, ia bagaikan Aphrodite sang dewi cinta yang lahir dari buih.Akan tetapi, oh, sungguh, ia juga tampak bagaikan Medusa, wanita kutukan berambut ular yang meliuk-liuk dan mendesis.Sekali lagi, berdiri di hadapannnya ini, Gending ingin mengutuki Miss Widya dengan semua perbendaharaan kata yang ia miliki.Perempuan tak tahu diuntung!Tak tahu terima kasih!Tak mengenal budi!Tak bermoral!Egois!Arogan!Dan seterusnya, dan seterusnya..,Lalu, dari semua kata yang mengiang-ngiang di dalam benaknya itu, apakah ada satu, satu saja, yang keluar dari mulut sang ajudan?Tidak, tidak ada, sepatah pun.
Last Updated : 2025-12-01 Read more