Felia kini telah menerima kalau putrinya lebih memilih Hana, kini ia sadar kalau sekuat apapun ia ingin merebut perhatian Abian kembali padanya sudah tidak mungkin. Devan berdiri dan tersenyum, "Jika kamu pergi dari keluarga kami, pergilah Felia. Om akan merawat putrimu... layaknya keluarga kami sendiri." Felia tersenyum masam, "Saya pasti akan pergi, dan takkan lagi mengganggu hidup Hana dengan Abian, Om. Tapi... bagaimana dengan Alena? Dia pasti akan merindukan aku?" Felia mengusap air yang mengalir di pipinya, "Bagaimana pun aku ini ibu kandungnya?""Kamu tenang saja, kami akan rawat anakmu dengan baik." Seloroh Tania yang turut menghampiri, "Bagaimana pun Alena sudah menjadi bagian keluarga Adiyasa, lihatlah Alena sangat bahagia bersama Abian, dan Hana."Felia menatap ke arah putrinya, Alena. Ia tersenyum melihat keharmonisan Abian, Hana dan Alena yang tengah mengobrol dengan santai di ruang keluarga.Felia menarik nafasnya dalam-dalam, berusaha menahan rasa sedihnya. Karena ki
Last Updated : 2025-12-24 Read more