Ewan menoleh menatap wanita itu lalu bertanya, "Kamu Akiyama?""Hmph ...." Wanita itu mendengus dingin dan memalingkan wajah.Ewan langsung pusing. Dia semula mengira wanita ini adalah petinggi Sekte Hyang. Siapa sangka, ternyata dia malah guru Yuki. Kali ini benar-benar keterlaluan.Kalau hanya bertarung sih tidak apa-apa. Masalahnya, dia barusan juga sempat menggoda orang ini. Nanti kalau bertemu Yuki lagi, bagaimana dia harus menjelaskannya?"Hei, Ewan, kamu dengar nggak aku bicara?" Suara Satria terdengar dari ponsel."Aku dengar, Sida," jawab Ewan.Satria berkata, "Kemampuan Akiyama sangat mengerikan. Kalau bertemu dengannya, kamu harus benar-benar berhati-hati ....""Sida, aku sudah bertemu dengannya.""Sudah bertemu?" Satria terkejut. "Sudah bertarung?""Kami sudah bertarung. Tapi tenang saja, dia sudah kutahan. Aku masih ada urusan, aku tutup dulu.""Ewan, masih ada satu hal lagi ...."Belum sempat Satria menyelesaikan ucapannya, Ewan sudah memutuskan sambungan telepon. Dia lal
Read more