"Harus gimana?"Ivana berkata, "Zayn, kamu yang jawab."Zayn berpikir cepat untuk mencari cara. Lima detik kemudian, dia berkata, "Kak, aku iri sama Bos.""Bos itu tampan, punya kemampuan, dan banyak gadis yang menyukainya di mana-mana. Sejujurnya, kalau aku perempuan, aku juga ingin menikah dengannya. Sayangnya aku bukan ...."Ivana langsung memotong, "Jangan bicara yang nggak penting, langsung ke inti!""Baiklah, kalau begitu aku bicara jujur," kata Zayn. "Bos adalah orang yang serius."Orang yang serius?Ivana sedikit tertegun, lalu berkata, "Semua orang tahu Pak Ewan itu orang yang serius. Yang aku tanya bukan itu, tapi soal wanita dekat ...."Melihat Zayn mulai kesulitan, Ewan langsung mengambil alih, "Ivana, kenapa kamu peduli sekali sama pertanyaan ini? Jangan-jangan kamu tertarik sama aku?""Bos, bukannya itu pertanyaan bodoh?" kata Zayn. "Kalau nggak tertarik, mana mungkin kakakku ambilin lauk untukmu?"Ujung telinga Ivana langsung memerah. Dia buru-buru mengalihkan topik, "Ce
Read more