Fizar terkejut oleh aura yang memancar dari Ewan. Dia tiba-tiba sadar bahwa dirinya tanpa sengaja telah membocorkan rahasia Ewan.Selesai sudah! Hatinya dipenuhi kepanikan. Dia sangat khawatir Ewan akan membunuhnya. Namun, Ewan justru tertawa."Lumayan juga, ternyata kamu tahu latar belakangku," kata Ewan sambil tersenyum. "Kamu tahu dari mana?"Fizar memaksakan dirinya tetap tenang dan berkata, "Aku punya caraku sendiri."Ewan berkata, "Di dunia ini nggak banyak orang yang tahu latar belakangku. Dengan kemampuanmu, kamu nggak mungkin bisa menyelidikinya. Benson, kamu yang memberitahunya?""Benar, aku yang bilang ke Kak Fizar," jawab Benson. Begitu selesai berbicara, wajahnya langsung ditampar.Plak! Ewan menampar wajah Benson dengan keras, memarahi, "Mulutmu nggak ada rem, pantas ditampar!"Benson marah. "Ewan, jangan keterlaluan!"Plak! Ewan menamparnya lagi, berkata, "Kamu sudah tahu identitasku, seharusnya kamu memanggilku kakak. Manggil namaku langsung, nggak menghormati yang lebi
Baca selengkapnya