Alfredo bertanya, "Ibu pasti lelah ya dalam perjalanan bisnisnya?""Guk, guk!" gonggong Goldan.Hidung Vanesa sontak terasa pedih. Air mata menggenangi pelupuk matanya dan langsung mengalir deras.Setelah air matanya jatuh, Vanesa mengatupkan bibirnya dan mengisap ingusnya, mencoba membuat suaranya terdengar lebih rileks."Ibu juga rindu pada kalian. Perjalanan bisnis Ibu nggak melelahkan, tapi pekerjaannya belum selesai. Ibu belum bisa segera pulang."Bella cemberut, suaranya langsung terdengar kecewa. "Lalu berapa lama lagi sampai Ibu pulang?"Vanesa berkata, "Entahlah, tapi Ibu janji secepatnya.""Bu, Ibu harus jaga diri baik-baik di luar dan jangan bekerja terlalu keras," kata Alfredo.Vanesa sangat tersentuh. "Iya, Ibu pasti akan jaga diri baik-baik. Tenang saja, Alfredo."Goldan tampaknya tidak mau diabaikan dan beberapa kali menggonggong.Vanesa pun tertawa. "Goldan, kamu kan kakaknya. Saat aku nggak ada, kamu harus menjaga adik-adikmu dengan baik, oke?""Guk, guk!" jawab Goldan
Read more