"Raela, akhirnya aku bertemu denganmu," ucap Jihan, langsung mendekat ke arah Raela dan menarik pergelangan tangan Raela. "Apaan sih?" Raela melepas kasar cekalan tangannya dari Jihan. Di sisi lain, bodyguard dan maid bertindak cepat dengan mendorong Jihan supaya menjauh dari sang nyonya. "Ck, kalian siapa? Jangan ikut campur yah!" kesal Jihan pada dua orang yang mendorongnya. "Mereka temanku," jawab Raela ketus, menatap berang ke arah Jihan karena kesal perempuan ini tiba-tiba menariknya. "Kamu temenan sama orang tua begini? Sungguh, Raela?" Jihan menatap tak percaya pada Raela, bersedekap angkuh sambil menatap remeh pada bodyguard dan maid yang menjaga Raela. "Ya, kenapa tidak? Daripada temenan sama kamu yang speak dakjal," jawab Raela enteng, membuat Sheena menahan tawa. Begitu juga dengan maid dan bodyguard. Di sisi lain, Jihan menahan marah, geram dan benci pada Raela. Namun, mengingat tujuannya ke tempat ini, dia mencoba menenangkan diri. "Raela, kamu harus i
Last Updated : 2025-08-20 Read more