“Beritahu istriku kalau aku berangkat ke gurun pagi ini untuk pertemuan khusus. Aku tidak ingin membangunkannya yang tidur pulas, tapi dia pasti akan mencariku saat bangun nanti. Katakan padanya untuk tidak perlu khawatir karena aku pergi bersama banyak prajurit.”Camila membungkuk sopan. “Baik, Tuan. Saya akan menyampaikan itu semua saat Nyonya Annalise bangun.”Kaiden mengangguk singkat, lantas berbalik pergi menuju beranda mansion, di mana Vargaz telah menunggunya.Bulan purnama terlihat bersinar terang di langit, menerangi halaman yang tak terkena cahaya dari lampu tiang. Kaiden menghela napas, menebak kalau cuaca akan sangat panas hari ini.“Ayo berangkat,” perintah Kaiden.“Baik, Tuan.”Vargaz segera masuk ke sisi pengemudi, sementara Kaiden duduk di kursi sampingnya. Vargaz menyalakan mesin, lalu membawa mobil militer itu menuju barak.Jalanan sepenuhnya kosong pagi ini. Jam menunjukkan pukul 4.10. Kaiden, Vargaz, keempat mata-mata, dan 10 prajurit kelas atas senior yang paling
더 보기