"Lona, dengar Papa. Jangan terlalu sering menempel pada Kak Laxy. Dia itu pengaruh buruk, kamu harus jaga jarak!" Sebenarnya hanya gertakan agar putrinya tidak terlalu didominasi oleh Galaxy. Akan tetapi, Willona justru menatap ayahnya dengan mata berkaca-kaca. "Papa mau aku dan Kak Laxy pisah? Apa salah dia? Dia selalu datang tepat waktu untuk menjagaku. Dia juga, .... yang tanpa ngomong sudah tahu apa yang aku mau. Tahu apa yang aku butuhkan." Sore harinya. Galaxy yang baru berusia empat belas tahun, tapi memiliki tinggi badan yang cukup menjulang, datang dengan wajah merah padam. Laxy berdiri di hadapan David, menyembunyikan Willona di balik punggungnya. "Om, aku nggak suka kalau Lona menangis." Galaxy menatap tajam siap bertempur. David mengerutkan keningnya. "Hey, Bocah. Kamu datang mau jadi sok tahu?" "Jangan berani-berani membentak atau memarahi Lona lagi, Om. Kalau Om nggak bisa jaga perasaan Lona, katakan saja. Aku yang akan membawanya ke rumahku dan merawatnya jauh
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-01-14 อ่านเพิ่มเติม