Aluna membuang muka, bibirnya mengerucut sebal dan dia menolak mengeluarkan suara sepatah kata pun. Galaxy mendengkus, rasa geregetannya memuncak. Dia tidak butuh jawaban lagi. Dengan langkah lebar, dia mulai menggeledah setiap sudut villa mewah itu. Langkahnya terhenti saat dia melewati sliding door kaca yang menuju ke arah balkon kolam renang. Di sana, di bawah langit yang mulai meremang, dia melihatnya. Willona berdiri membelakanginya, mematung menatap hamparan ombak yang berkejar-kejaran di kejauhan. Seketika, seluruh keangkuhan Galaxy seolah rontok. Dadanya berdegup sangat kencang, sebuah sensasi yang belum pernah dia rasakan bahkan saat dia menghadapi kerugian miliaran. Ada rasa gugup yang menjalar, membuat telapak tangannya terasa dingin. Dia yang biasanya selalu punya kata-kata sarkas untuk membungkam lawan bicara, kini hanya bisa berdiri diam dengan napas tertahan di tenggorokan. Kegelisahan itu menyiksanya, hingga kakinya enggan maju. Dia takut Willona akan berbalik d
Terakhir Diperbarui : 2026-01-28 Baca selengkapnya