Willona berdiri di sana, mematung dengan mata yang membelalak ngeri melihat pemandangan di depannya. Matanya terkunci pada kemeja putih Galaxy yang sudah merah pekat, dan tetesan darah di bawah kaki pria itu."Kak Laxy ...?" gumam Willona, terkejut.Bersamaan dengan itu, dari arah koridor yang berlawanan, David muncul dengan napas memburu. Dia berhenti tepat beberapa meter dari kekacauan. Sorot mata tajam David tertuju pada Galaxy, lalu ke arah putrinya yang tampak mulai goyah pertahanannya."Galaxy! Berhenti membuat kekacauan di rumah sakitku!" bentak David dengan suara menggelegar.Akan tetapi, Galaxy sama sekali tak menoleh. Dia hanya menatap Willona dengan tatapan sayu, seolah ingin mengatakan kalau dia berhasil menemuinya kembali, meski harus dengan cara menyakitkan.Willona masih berdiri di ambang pintu, tangannya gemetar. Sebagai dokter, instingnya meneriakkan pertolongan. Sebagai wanita spesialnya Galaxy, dadanya terus bergejolak menuntut ingin menggapai tangan itu dan mengoba
Last Updated : 2026-02-10 Read more