Raka mengulurkan tangan menerima obat itu. Dia menelan tablet tersebut dengan bantuan air hangat, lalu mengangkat pandangan ke wajah Brielle."Terima kasih." Suaranya terdengar pelan.Brielle membuang gelas kertas bekas pakai, lalu menyerahkan kotak obat itu kepadanya. "Nanti bawa pulang dan lanjutkan minumnya di rumah."Setelah itu, Brielle kembali masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan menuju area parkir bawah tanah apartemen.Raka kembali memejamkan mata, seolah tertidur. Ketika Brielle selesai memarkir mobil, Raka perlahan membuka mata. Rasa sakit di lambungnya tampaknya sudah sedikit mereda. Dia membuka pintu dan turun dari mobil. Keduanya berjalan berdampingan menuju lift."Brielle, terima kasih untuk malam ini," kata Raka akhirnya dengan nada rendah dan sungguh-sungguh."Nggak usah berterima kasih."Brielle mengatupkan bibirnya pelan. Baginya, tidak peduli apakah itu Raka, Kak Harvis, atau siapa pun yang sedang dia antar, dia tetap akan melakukan hal yang sama.Raka menatapny
اقرأ المزيد