Harvis berkata, "Kalau Brielle nggak ikut juga nggak masalah. Aku akan buat notulen rapat dan serahkan ke dia."Jared tertegun sejenak, lalu tidak memaksa lagi. "Baik, kalau begitu Brielle nggak perlu ikut."Siang hari, Brielle memesan satu keranjang buah dan sebuket bunga di pusat perbelanjaan seberang MD, lalu membawanya menuju RSU Adam.Setibanya di lantai rawat inap, Brielle berdiri di depan kamar Niro dan mengetuk pintu. Sesosok wanita berpenampilan anggun membuka pintu dari dalam."Oh! Brielle, kamu datang." Agnes menyapanya dengan hangat, "Silakan masuk.""Selamat siang, Bu Agnes," sapa Brielle."Kamu perhatian sekali." Agnes menerima keranjang buah dan bunga dari tangannya.Brielle menatap Niro yang bersandar di ranjang rumah sakit. Wajahnya terlihat jauh lebih baik."Kamu datang," kata Niro sambil tersenyum, suasana hatinya jelas sedang bagus."Kalian ngobrol saja. Aku keluar sebentar, nanti kembali lagi," ujar Agnes sambil melirik mereka berdua dengan tatapan penuh arti, lalu
Mehr lesen