Beberapa minggu berlalu, kehamilanku semakin terlihat jelas. Dion semakin bahagia dan protektif, membuat setiap hari terasa seperti mimpi indah. Namun, seperti kata pepatah, di balik langit yang cerah selalu ada awan gelap yang siap menurunkan hujan.Hari itu adalah acara Grand Gathering perusahaan. Acara besar yang dihadiri seluruh karyawan, mitra bisnis, dan keluarga besar Pratama. Aku berjalan berdampingan dengan Dion, mengenakan gaun yang menonjolkan perut buncitku dengan bangga."Lihat, menantu tuan Pratama semakin cantik saja," puji salah satu tamu."Iya, bahagia sekali ya Pak Dion sama Ibu Asti," sahut yang lain.Kami tersenyum ramah menyapa semua orang. Hingga tiba-tiba, langkahku terhenti saat melihat sesosok wanita yang baru saja masuk melalui pintu utama.Wanita itu sangat cantik, berpakaian modis dengan gaya internasional, rambutnya tergerai indah, dan senyumnya sangat memikat. Dia melihat kesekeliling, lalu matanya berbinar saat melihat Dion."Dion!!" serunya dengan suara
Read more