Sorot mata Karyo membakar, tetapi Maya tidak menunggu jawaban. Satu persatu kancing blus kerja dibuka dari bawah, tangan gemetar di antara detik waktu dan getaran tubuh, menampakkan bra renda yang kini menegang di bagian puting. Ia melepas bra itu, menjatuhkan ke lantai bersama blusuhnya kini setengah membungkuk di atas counter, sekujur punggung telanjang menyembul, dadanya terbuka lebar, kulitnya melepaskan aroma sabun dan keringat tipis yang menggoda.Karyo menggeram, tangannya langsung meremas payudara telanjang Maya dari belakang, ibu jari menggosok pelan puting keras yang menunggu disentuh. “Mama seksi banget… Astaga, Mama kayak gadis ABG…” Karyo menciumi punggung Maya, napasnya kasar, lidahnya memainkan lekuk tulang belakang, membuat Maya melengkung, mendesah, “Aahh… Papa, peluk aku, pegang aku, entot aku lagi, lebih dalam…”Tangannya mundur, menahan pinggul Maya agar tetap terb
Last Updated : 2025-12-02 Read more