Selasa malam, Maya tiba-tiba merasa restless. Karyo sedang di kamarnya, berbicara dengan Ratih lewat telepon. Maya berjalan mondar-mandir di ruang keluarga, tidak bisa fokus nonton TV, tidak bisa baca buku. Seperti ada yang kurang.Jam menunjukkan 21:30. Biasanya jam segini, Karyo sudah selesai telepon dan mereka menghabiskan waktu berdua. Tapi malam ini teleponnya kepanjangan.Maya coba duduk tenang, tapi kakinya gelisah. Coba ambil ponsel, tapi tidak ada yang menarik. Pikiran terus melayang ke kamar belakang—wondering apa yang dibicarakan Karyo dengan istrinya.Akhirnya, Maya tidak tahan. Dia ketuk pintu kamar Karyo pelan."Pa..." bisiknya dari luar.Suara Karyo berhenti sebentar. "Tunggu sebentar, Ma."Lima menit kemudian, Karyo keluar dengan wajah heran. "Kenapa, Ma? Ada apa?"Maya merasa konyol, tapi tidak bisa menahan. "Aku... nggak bisa diem. Kayak ada yang kurang gitu
Last Updated : 2025-12-08 Read more