Usai mendapat panggilan dari ibunya, Samantha bergegas pulang. Tapi setibanya di rumah, hanya tangis Nyonya Amy yang menyambutnya. Ratapannya mengiris hati saat wanita itu berujar, “Papamu sudah dibawa, Nak ….” Samantha terlambat. Sang ayah telah digelandang ke kantor polisi. Untuk sesaat, ia tidak tahu harus melakukan apa karena kejadiannya begitu cepat. Penyegelan restoran hingga penangkapan Tuan Harry berlangsung hanya dalam sekejap mata. Tapi satu hal yang Samantha yakini, bahwa ini pasti dilakukan oleh Erick, mengingat ancaman yang pernah dikatakan oleh pria itu sebelumnya. Samantha berpamitan pada ibunya untuk menyusul Tuan Harry. Setibanya di sana, ia masih diizinkan untuk bertemu meski itu harus dipisahkan oleh sekat kaca tebal yang menjadi batas perjumpaan mereka. Pria paruh baya itu masih mengenakan pakaian yang tadi Samantha lihat saat ia berpamitan pergi ke restoran. “Maaf, Samantha,” ucap Tuan Harry dengan serak, mata tuanya tampak lelah. “Bagaimana bisa terjadi,
Terakhir Diperbarui : 2025-08-03 Baca selengkapnya