"Iya, ini aku." Miko mengulurkan tangan.Mikha langsung menghambur ke pelukan kakaknya, menangis sejadi-jadinya hingga tubuhnya terguncang hebat. Marsha ikut masuk dan memeluk keduanya, menciptakan lingkaran perlindungan yang hangat."Dia jahat, Mik... Arion jahat..." tangis Mikha di dada kakaknya. "Aku benci dia Miko, aku benci dia!’’‘’Iya, dia jahat! Udah ya. Aku disini,”Miko mengusap punggung adiknya dengan rahang mengeras. Kebenciannya pada Arion kini mencapai puncaknya. Baginya, Arion bukan hanya pria yang meninggalkan Mikha, tapi Arion adalah akar dari semua penderitaan ini. Jika saja Arion tidak memutus hubungan mereka secara sepihak malam itu, Mikha tidak akan pernah pergi ke klub itu, dan kejadian naas itu tidak akan pernah terjadi."Sstt... tenanglah. aku janji, dia tidak akan pernah bisa menyentuhmu lagi. aku akan pastikan pria itu membayar setiap tetes air mata yang kamu keluarkan hari ini," janji Miko dengan nada rendah yang ber
Read More