Dargo dan Omar menghabiskan waktu bersama seakan meluapkan rindu yang tak pernah terucap.“Aku sudah tua Omar, bahkan dokter menvonis usiaku tak lama lagi, aku menyesali perbuatanku pada ibumu, Aku hanya ingin berpesan padamu, perlakukan dengan baik wanita yang telah mau menerima kekuranganmu, apalagi jika dia melahirkan anakmu,” ucap Dargo dengan sangat bijaksana.Omar tersenyum hangat menatap sang ayah, ia berjanji dalam hatinya tidak akan menyia-nyiakan waktu dalam hidupnya, kini ia memilkii keluarga yang sempurna bersama Luna, di tambah kehadiran sang putri.Sementara itu Luna sedang berbincang dengan Rina, gadis itu tampak lega dan bahagia, karena usahanya menyelamatkan Dargo berhasil.“Rin, kamu harus melanjutan sekolahmu, kami akan membiayai semua pendidikanmu, sampai universitas,” ucap Luna.“Apa tidak berlebihan, Anda membiarkan Aku bekerja di perkebunan ini saya sudah sangat berterima kasih,” jawab Rina.“Tidak Rina, kamu gadis yang cerdas, sayang jika tidak diimbangi deng
Last Updated : 2026-01-07 Read more