Malam turun cepat di pegunungan Soliteria. Setelah menimbang risiko, rombongan ekspedisi memutuskan untuk tidak memaksakan diri menuruni lereng dalam gelap. Mereka mendirikan tenda di tanah yang cukup datar, menyalakan api unggun, dan bersiap bermalam. Esok pagi, saat cahaya cukup terang, barulah mereka akan turun.Di salah satu sisi perkemahan, Clara menambatkan kudanya lalu berdiri dengan sikap tegap. Jubahnya diikat rapat, rambutnya terselip rapi di balik tudung. Sejak kejadian sore tadi, ia sengaja menjaga jarak dengan Thorian. Ia berpikir bahwa Thorian berbahaya. Ish, ia lupa kalau Pangeran yang satu ini terkenal sebagai playboy. Ia memiliki banyak simpanan. Entahlah. Ia tak pernah benar-benar mampu mengendalikan perasaannya setiap kali berada di dekatnya. Bukankah kedekatan memang terlahir dari seringnya pertemuan dan percakapan yang tak lagi canggung?Bahkan keesokan harinya, Clara sengaja menunggang kuda lebih dulu bersama Theo. Di belakang mereka, Thorian menyusul berdampi
Read more