Clara terbangun dan mendapati Thorian berada di sana, menemaninya. Kepalanya terkulai pada sisi ranjang. Saat ia mengedarkan pandangannya, ia baru tersadar, malam sudah menjemput. Pangeran dengan reputasi kejam itu merawatnya dengan telaten. Kini hanya mereka berdua di tenda itu. Semua pasukan militer termasuk tabib sudah keluar dari area itu atas perintah raja Lucien. Mereka tidak berani membantah. Jika membantah, maka mereka dianggap pengkhianat. Dan, hukuman mati pantas untuk mereka.Sementara itu, Thorian dilanda dilema yang menyesakkan. Mustahil ia membawa Clara ke Dragoria dalam keadaan seperti ini. Ia tahu betul seperti apa ayahnya, Raja Lucien. Begitu mengetahui kemampuan dan kecerdasan Clara, sang raja tak akan ragu memenjarakannya, mengambil keuntungan darinya. Clara akan dipaksa menyempurnakan formula wabah yang selama ini menjadi senjata tersembunyi kerajaan. Itu sama saja dengan menyerahkannya ke tangan algojo, hanya dengan cara yang lebih halus.Namun keadaan tak membe
Read more