Naira melangkah menuju kamar mandi dengan kepala ringan, seolah beban yang dulu melekat di bahunya telah luruh satu per satu. Kebebasan itu terasa halus, tidak riuh, namun tegas menyentuh seluruh nadinya.Ada lega yang pelan tapi nyata, seolah rantai feodal atas nama keluarga Pramudito yang membelenggu kebebasannya telah terlepas.Namun pada saat yang sama, di tempat yang lain, tepatnya di rumah sakit, seseorang sedang menunggu dalam rasa cemas dan dan ketakutan yang menggerogoti.Aditya duduk di ruang tunggu pasien, tubuhnya membungkuk, kedua tangan menggenggam erat. Suara jam dinding mendominasi keheningan, memukul detik dengan sabar yang justru terasa menyiksa.Di ruang NICU, Savita belum ada perkembangan berarti, setelah menjalani operasi, sebuah pertaruhan nyawa untuk perempuan kecil yang semestinya dilindunginya.Tidak ada kebebasan yang dirasakan Aditya. Yang ada hanya penantian, tanpa tahu seperti apa ujungnya.Danang dan Tyas berada di ruangan yang sama, namun mereka diam, le
Last Updated : 2025-11-22 Read more