Lumi telah tertidur dengan sangat nyenyak. Napasnya teratur, ringan, nyaris tak bersuara. Kulitnya yang putih kini dipenuhi oleh bercak merah gelap di leher, dada, perut, hingga paha bagian dalamnya. Jejak yang tak perlu penjelasan panjang tentang betapa Knox tadi kehilangan kendali. Bukan karena sekadar hasrat, tapi karena ada sesuatu yang lebih dalam, liar dan berbahaya. Sementara itu, Knox sendiri masih terjaga. Ia berbaring menyamping di sisi Lumi, dengan satu tangan menyangga kepala. Manik birunya tak lepas dari wajah Lumi yang kini tampak damai dan polos. Apakah Lumi masih belum menyadari bahwa dirinya sangat cantik? Meskipun bukan cantik yang mencolok seperti Stella, bukan cantik yang dipoles untuk kamera, kontrak, atau karpet merah. Tapi cantik yang membuat dada Knox terasa tenang, seperti rumah yang nyaman dan tempat dia pulang. Aneh. Knox bukanlah tipe pria yang mencari ketenangan dari orang lain, ia terbiasa menjadi pusat kendali. Hidup dari tekanan da
Last Updated : 2026-01-30 Read more