Pintu apartemen Knox kembali terbuka tak berapa lama kemudian. “Pagi,” sapa suara ceria itu, disusul oleh sosok Trey yang masuk sambil membawa paper bag cokelat dan satu kotak kecil transparan. Seketika Lumi langsung menoleh. Wajahnya yang sejak tadi terlihat tegang, seketika berubah menjadi cerah. “Trey!” Trey lalu mendekat dan meletakkan bawaannya di atas meja. “Aku cuma mampir sebentar. Kamu belum sarapan, kan?” Pria itu lalu dengan cekatan mengeluarkan isinya, yaitu onigiri hitam isi tuna pedas dengan taburan wijen dan saus madu asin, dipasangkan dengan susu hangat rasa jahe dan vanila. Knox menatap semua makanan dan minuman itu seperti sedang melihat sebuah eksperimen gagal. “Dia makan benda itu?” bisiknya rendah pada Adrian. “Sepertinya iya,” jawab Adrian singkat, masih menatap layar laptopnya. Lumi sudah duduk, membuka bungkus onigiri dengan mata berbinar, lalu menggigitnya dengan lahap dan puas. “Ini yang paling enak,” katanya sambil mengunyah, lalu tersen
Last Updated : 2026-01-11 Read more