Sejujurnya Kevin tidak tahu harus memberi respons seperti apa. Senang? Tentu saja, hanya … dia lalu melihat ke arah Vanya yang masih tertidur pulas. Entah kenapa tiba-tiba dia merasa sangat bersalah pada wanita itu.“Pak Kevin,” panggil dokter itu.Panggilan itu membuat Kevin tersadar. “Ah, iya Dok, saya benar-benar tidak menyangka.”“Sekali lagi selamat, ya, Pak.” Dokter itu memberikan kata selamat dengan senyum yang lebar.“Nyonya bisa dibawa pulang kalau dia sudah bangun. Tapi, sebelumnya saya sarankan untuk dibawa dulu ke bagian kandungan untuk dilakukan usg,” jelasnya lagi.Kevin hanya mengangguk dan berkata, “Terima kasih, Dokter atas bantuannya.”Setelah kepergian dokter itu, Kevin kembali duduk di samping tempat tidur itu. dia kembali memandang wajah Vanya dengan perasaan yang cukup campur aduk.Saat wanita itu sedang bersemangat untuk melanjutkan pendidikannya, dia harus mengalami kehamilan, entah kenapa rasanya Kevin seperti baru saja mematahkan sayap yang diberinya untuk Va
Last Updated : 2026-01-16 Read more