Pagi itu datang tanpa tanda khusus,tidak ada pesan penting yang menunggu di ponsel Leonard, tidak ada firasat yang mendesak,Ia berangkat ke kantor dengan langkah yang sama seperti hari-hari sebelumnya,tidak tergesa, tidak menunda.Di lobi gedung, Leonard berhenti sejenak. Ia memperhatikan orang-orang yang berlalu-lalang: beberapa tertawa pelan, beberapa membawa berkas, beberapa sekadar berjalan sambil menyesap kopi,tidak ada yang menoleh padanya dengan harapan tersembunyi,tidak ada mata yang mencari persetujuan diam-diam,Dan anehnya, itu terasa tepat.Di ruang kerjanya, Leonard membuka satu email lama yang tersimpan di folder arsip, karena ia ingin memastikan sesuatu. Ia membaca cepat, lalu menutupnya kembali. Apa yang dulu terasa berat, kini hanya menjadi catatan waktu,bukti bahwa ia pernah berada di titik lain.Brayen masuk tanpa mengetuk.“Rapat evaluasi minggu depan dibatalkan,” katanya singkat.Leonard menoleh. “Kenapa?”“Timnya sepakat tidak perlu,target tercapai, proses stabil,
Last Updated : 2026-02-08 Read more