Alana tengah sibuk menatap layar komputernya, jemarinya bergerak cepat di atas keyboard. Di atas meja kerjanya, tumpukan dokumen tersusun tidak beraturan, ada laporan keuangan, lembar revisi, dan catatan kecil penuh coretan angka. Hari itu ia benar-benar dikejar waktu. Deadline laporan keuangan bulanan harus selesai sebelum jam kerja berakhir, dan sebagai bagian dari divisi keuangan, tanggung jawab itu sepenuhnya berada di pundaknya.Dahi Alana sedikit berkerut saat ia kembali mengecek angka-angka di layar. Kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal. Ia menarik napas dalam, berusaha tetap fokus meski kepalanya terasa mulai berat. Awal Alana bekerja di Bramasta grup, ia pernah melakukan kesalahan kecil namun berakibat cukup besar pada laporan keuangan. Saat itu ia ingat betul bagaimana Ken memarahinya. Sejak itu Alana selalu berhati-hati."Alana."Mendengar namanya dipanggil, Alana menoleh ke arah sumber suara."Iya Mas Gibran."Mas Gibran yang memanggil Alana adalah kepala divisi keua
Last Updated : 2026-01-14 Read more