Negeri yang Pernah Berdiri di Bawah NamanyaKalimara tidak pernah diam.Hutan-hutannya menyimpan damar, besi hitam, dan jalur rahasia yang tak tercatat peta mana pun. Sungainya membawa emas halus dari pegunungan, cukup untuk membeli kesetiaan, cukup untuk memicu perang.Karena itulah Kalimara tidak pernah dibiarkan berdiri sendirian.Di atas benteng batu hitam, seorang perempuan berdiri tanpa mahkota.Baju perangnya polos. Pedangnya tua, penuh bekas.Namun ketika ia melangkah, suara percakapan berhenti.“Jenderal Raras.”Bukan karena takut.Karena percaya.Raras tidak lahir dari darah bangsawan. Ia lahir dari medan. Dari barisan depan yang berdarah, dari keputusan yang memakan nyawa orang lain agar negerinya tetap hidup.“Indragiri kembali mengirim utusan,” lapor perwira penjaga.“Mereka meminta hak lintas sungai selatan.”Raras menatap peta.Garis sungai itu adalah urat nadi Kalimara.“Kalau kita beri sungai,” katanya tenang, “mereka akan minta hutan.Kalau kita beri hutan, mereka ak
Last Updated : 2025-12-17 Read more