Keesokan paginya, sinar matahari menembus tirai kamar dengan lembut, membangunkan Klara dari tidurnya yang masih terasa singkat.Ia menggeliat pelan, satu tangannya refleks menyentuh perutnya. Ada perasaan hangat dan tenang setiap kali ia mengingat bahwa kini ia tidak sendirian.Di sampingnya, Adrian masih terlelap, wajahnya terlihat jauh lebih damai dibanding hari-hari sebelumnya.Tak lama kemudian, Adrian terbangun dan langsung menoleh ke arah Klara. “Pagi,” sapanya serak sambil tersenyum.“Pagi,” balas Klara. “Kita jadi ke rumah sakit hari ini, kan?”Adrian mengangguk cepat. “Ya. Aku ingin memastikan semuanya aman sebelum kita pergi.”Setelah bersiap-siap, mereka pun berangkat menuju rumah sakit. Di sepanjang perjalanan, Adrian terlihat lebih banyak diam.Tangannya menggenggam setir dengan sedikit lebih kuat dari biasanya. Sesekali ia melirik Klara, seolah ingin memastikan istrinya baik-baik saja.“Kau tegang,” ujar Klara pelan.“Aku hanya ingin semuanya sempurna,” jawab Adrian juj
Última actualización : 2025-12-16 Leer más