Rini memang selalu tahu caranya. Dengan kelembutan palsu, rayuan manis, dan sikap manja yang dibuat-buat, ia berhasil membuat Bima seolah lupa pada dunia di sekitarnya. Semua masalah, kemarahan, penyesalan, dan bayangan Rania perlahan terkubur setidaknya untuk sementara.Malam itu, Rini menarik Bima masuk ke dalam pelukannya, membiarkan pria itu tenggelam dalam kenikmatan sesaat. Bima terlena, menyerah pada pelarian yang ia tahu salah, tetapi terlalu lemah untuk ditolak. Dunia seolah berhenti, menyisakan mereka berdua dalam ruang sempit bernama nafsu.Tak heran jika Rania memilih mundur.Rumah tangga yang ia pertahankan sepuluh tahun lamanya ternyata hanya menyisakan luka dan rasa perih. Dengan suami yang tak pernah tegas, mudah terbuai, dan selalu memilih jalan termudah, Rania akhirnya sadar, bertahan hanya akan membuatnya semakin kehilangan harga diri.“Terima kasih, Sayang,” ucap Bima dengan napas masih belum sepenuhnya teratur ketika semuanya berakhir. “Kamu sudah bikin Mas meras
Last Updated : 2026-01-18 Read more