“Tenang, pertama nggak bakalan sakit! Gue bakalan pelan-pelan! Gak usah takut, semua akan baik-baik aja,” bisik Sagara dengan suara serak yang mengerikan, sama sekali tidak memedulikan isak tangis Ara. Kepalang tanggung. Kalau tidak begini, Ara akan pergi darinya dan bisa saja Louis yang akan mendapatkan kesucian Ara. Gak, Sagara gak akan membiarkan itu terjadi. Jadi selagi ada kesempatan, maka … Sagara tetap akan melancarkan aksinya. Tak peduli wanita ini akan memakinya, memukulnya, melaporkannya ke bokapnya, atau ke polisi, Sagara gak peduli. Yang ada di otaknya hanyalah bercinta dengan Ara secepat mungkin, sebelum petang tiba, paling gak mereka harus selesai. “Gar, ini nggak lucu!” teriak Ara dengan suara bergetar hebat. Kulitnya dan kulit Sagara bersentuhan, terasa begitu hangat, dan membuat tubuhnya panas. “Yang ngelawak siapa? Siapa bilang lucu?” Sagara menatap Ara dengan tatapan yang b
Última actualización : 2025-12-29 Leer más