Pendaratan semakin dekat, dan pengumuman dari kabin pesawat mulai terdengar. Di tengah suasana tenang itu, Shakira mendongak, menatap mata Luis dengan sorot yang tidak lagi memberontak, namun penuh tuntutan yang tenang."Den Mas, aku mau sesuatu.""Apa?"Tangan Shakira bermain di jemari kiri Luis. "Mulai hari ini, aku mau kita satu kamar. Aku nggak mau lagi ada sekat di antara kita di rumah. Cukup sekat itu ada saat kita di luar."Luis sempat tertegun. Permintaan itu berarti ia akan kehilangan ruang privasinya, tempat di mana ia biasanya menghubungi Nadine atau memikirkan strateginya sendirian."Satu kamar?" Luis mengulang kalimat itu dengan nada rendah, seolah mencoba mencerna konsekuensinya. "Kamarku itu satu-satunya wilayah pribadiku, Ra.""Aku sering melakukan panggilan rahasia, rapat larut malam, dan ... maaf, aku perlu menjaga komunikasiku sama Nadine tetap privat. Kalau kita satu kamar, nggak akan ada lagi rahasia. Kamu bisa dengar setiap kata yang kuucapkan, dan aku akan k
Last Updated : 2025-12-19 Read more