“Tidak ada yang serius, hanya asam lambungnya naik karena tekanan pikiran,” ucap dokter sambil menulis catatan. “Istirahat beberapa hari, jangan stres, dan jaga pola makan. Kalau dilakukan, dia akan cepat membaik.”Axel berdiri dari duduknya, tangan terlipat di dada. Tatapannya fokus ke dokter, tapi wajahnya tetap datar.“Baik, Dok,” jawabnya singkat.Dokter mengangguk, lalu menepuk bahu Axel. Setelah itu, Axel langsung keluar dari ruangan itu.Di ruang inap, Alana membuka matanya perlahan. Ia sempat tertidur setelah diberi obat penenang ringan. Saat pandangannya mulai jelas, ia melihat seseorang membuka pintu dan masuk.Axel.Dengan wajah yang datar, tapi sorot matanya menyimpan sesuatu yang sulit dijelaskan, campuran marah dan khawatir.Dia berjalan tanpa suara, meletakkan satu kantong plastik hitam-putih di atas meja kecil di dekat tempat tidur.“Istirahat yang benar,” katanya pelan tapi tajam. “Jangan mikir yang aneh-aneh.”Alana diam, hanya menatap. Suaranya belum keluar, tapi dal
최신 업데이트 : 2025-10-17 더 보기