Di sisi lain, Amel dan keluarga kecilnya pun tengah bersiap datang ke acara ulang tahun El dan Nia.Amel berdiri cukup lama di depan cermin besar di kamarnya. Gaun merah darah yang ia kenakan melekat sempurna di tubuhnya, super mini dan ketat, menonjolkan setiap lekuk yang dengan sengaja ingin ia perlihatkan. “Cantik sekali, Bu,” ucap pelayan yang membersihkan kamar Amel. Sang pelayan tahu majikannya ini gila pujian.“Makasih, mbak. Menurutmu aku pantas gak pakai pakaian ini?” tanya Amel masih menatap pantulan dirinya di depan cermin. Sang pelayan menghentikan aktivitasnya lalu menjawab, “tentu saja sangat pantas, Bu. Saya saja sampai pangling melihatnya. Ibu seperti ABG,” pujinya lagi. Berharap dirinya dapat bonus atas pujian itu. Dan benar saja, Amel mengeluarkan tiga lembar uang berwarna merah yang ada foto pahlawan. “Ini untuk kamu, mbak,” ucapnya.“Terima kasih, Bu,” jawabnya. Dia bahagia punya Bos seperti Amel. Hanya dengan pujian saja dia bisa dapat duit lebih.Pelayan pun
Terakhir Diperbarui : 2025-12-20 Baca selengkapnya