Cleo melangkah keluar dari kamar, menoleh ke kanan dan kiri mencari Ramon.“Ramon!” panggilnya pelan. Namun, tak ada jawaban.Dia pun melangkah ke kamar Ramon dan membuka pintu perlahan. Anak itu ternyata sudah terlelap, tubuh kecilnya meringkuk nyaman di balik selimut, napasnya teratur dan damai. Cleo menatapnya beberapa detik, senyum tipis terukir di wajahnya.“Ternyata, dia udah tidur,” bisiknya lirih.Cleo pun menutup kembali pintu kamar dengan hati-hati. Perasaan yang sejak tadi mengganjal di dadanya kembali terasa. Pikiran tentang foto itu, tentang sosok yang terlalu dia kenal, membuat Cleo sulit berdiam diri.Akhirnya, dia meraih tasnya, menyampirkannya ke bahu.“Aku ke cafe sebentar ya, Ma,” ucapnya pada Bu Dina yang tengah beristirahat di ruang tengah.Tak lama kemudian, Cleo sudah berada di dalam mobil, menyetir menuju cafe. Jalanan malam Denpasar terasa lengang, angin malam menyusup lewat celah jendela yang sedikit terbuka.Lampu-lampu jalan memantul di matanya, sementara p
Last Updated : 2025-12-23 Read more