Kamar Lian Zhenyu berada di ujung lorong sayap timur, di balik sepasang pintu kayu cendana yang diukir dengan motif teratai mekar. Begitu pintu terbuka, aroma obat menyambut mereka, campuran dari puluhan jenis herbal yang sudah dibakar dan direbus selama berhari-hari, namun tidak satu pun tampaknya memberi hasil yang berarti.Kamarnya luas, langit-langitnya tinggi, jendelanya besar namun tirainya ditutup rapat, menyisakan cahaya yang redup dan hangat dari beberapa lentera gantung. Di tengah ruangan, di atas ranjang berlapis sutra dengan tiang-tiang berukir naga kecil, terbaring seorang anak laki-laki.Lian Zhenyu terlihat seperti berusia lima belas tahun, namun kondisinya membuat usia itu terasa seperti sesuatu yang sedang pergi meninggalkannya. Kulitnya pucat hingga hampir tembus cahaya. Tulang rahangnya menonjol tajam, pipinya cekung ke dalam, dan lehernya terlalu kurus untuk ukuran seorang anak laki-laki. Tangannya yang tergeletak di atas selimut terlihat seperti rangka yang dibalu
Last Updated : 2026-02-26 Read more