Begitu kabar ibunya terluka parah terdengar olehnya, Lein langsung berlari masuk ke paviliun.Ia berhenti di depan ranjang tempat ibunya berbaring, menatap wajah yang tidak bergerak itu, darah mengering di sudut bibirnya, napas yang terdengar jauh lebih pelan dari yang seharusnya."Apa yang terjadi pada ibu, Ayah?"Kael berlutut di sisi ranjang, tidak langsung menjawab, tangannya sedang memeriksa kondisi istrinya."Ibu terluka." Suaranya pelan. "Ini salahku. Tapi jangan khawatir, Lein. Aku akan menyembuhkan ibumu."Lein menatap ayahnya selama dua detik.Lalu mengangguk.Tidak ada tangis, tidak ada kepanikan yang berteriak minta perhatian. Hanya kepercayaan yang duduk tenang di wajah anak enam tahun itu, kepercayaan yang tidak perlu penjelasan panjang. Jika ayahnya bilang ibunya akan sembuh, maka itulah yang akan terjadi.Tidak butuh waktu lama sebelum Yao Tianming kembali bersama Mei Lin dan Li Wei, masing-masing membawa sesuatu. Yao Tianming dengan tangan yang tidak lagi ada namun ma
Read more