"Jangan mengarang agar aku salah paham dengan Gavin. Aku tahu kamu punya perasaan padanya. Mungkin saja kamu hanya mengarang agar aku bertengkar dengan Gavin," kata Aira yang sudah tak mampu mengontrol dirinya.Mitha memutar matanya jengah, seakan sangat muak pada Aira. Wanita itu melangkah lebih dalam ke kamar hotel, berdiri tepat di depan ranjang, lalu membuka koper kecilnya untuk mengambil sebuah mini dress hitam dengan lengan bahu transparan, cukup elegan."Aku tidak mengarang. Untuk apa aku melakukannya? Asal kamu tahu, buktinya ada di depan mata, Gavin tertarik padaku, denganku dan menceritakan apa pun padaku ketimbang padamu," kata Mitha, membuat hati Aira terasa makin sesak.Benar. Gavin tidak pernah bercerita apa pun padanya.Dada Aira naik turun, berusaha menahan sakit yang menusuk dadanya."Ini baju bekasku. Pakai. Bersyukurlah aku masih baik padamu," ujar Mitha, seakan menunjukkan bahwa Aira hanyalah wanita rendah dan tidak pantas berada di sisi Gavin.Aira tidak menerim
Read more